Selasa, 13 Mei 2025
How to install WAF on Ubuntu 22.04
Senin, 26 Desember 2022
SAN Switch Commands
alishow
bcastshow
cfgactvshow
cfgshow
chassisshow
configshow
datatypeshow
dbgshow
diagshow
errmoduleshow
fabricshow
fabstatsshow
fanshow
fdmishow
firmwarekeyshow
fspfshow
historylastshow
historyshow
ifmodeshow
ipaddrshow
licenseidshow
licenseshow
memshow
minispropshow
mscapabilityshow
nbrstateshow
nsaliasshow
nsallshow
nsshow
portbuffershow
portcfgshow
portenccompshow
porterrshow
portflagsshow
portlogconfigshow
portlogeventshow
portswapshow
porttestshow
psshow
secglobalshow
secstatsshow
sensorshow
sfpshow
supportshowcfgshow
switchshow
switchstatuspolicyshow
switchstatusshow
syslogdipshow
tempshow
topologyshow
trackchangesshow
urouteshow
zoneshow
supportshow
=================================
ipaddrshow
licenseidshow
licenseshow
memshow
sensorshow
sfpshow
switchstatuspolicyshow
syslogdipshow
tempshow
topologyshow
trackchangesshow
urouteshow
zoneshow
psshow
=============================
porterrshow : Cek CRC Error
switchshow : Cek Status Port
portperfshow [No. Port] : Cek Performa Port, Sample: portperfshow 3
portstatsshow 3 [No. Port] : Cek Status Port, portstatsshow 3
chassisshow : Cek Serial Number Perangkat
licenseshow : Cek Lisensi
portstatsclear (No. Port: 12) : clear CRC Error status
Version : Cek Model Perangkat
uptime
firmwareshow
portstatsshow
switchstatusshow
portcfgshow
portshow
switchname
supportshow: collect all log
Minggu, 25 September 2016
How to Add Network Adapter on Windows 7
Minggu, 18 September 2016
How to Connect Internet by DNS Client on RedHat Server
6. Setelah itu, baru kita menuju ke server RedHat yang ada di dalam workstation VirtualBox. Pertama, backup terlebih dahulu file ifcfg-eth0 ke dalam folder baru, dibuat dengan nama "bkup". Cara membuat folder tersebut, dilakukan dengan mengetikkan perintah #mkdir bkup di dalam folder "/" pada contoh ini. Setelah itu, masukkan perintah backup data eth0 dengan perintah #cp /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 /bkup/ifcfg-eth0.backup
7. Data telah tercopy. Selanjutnya, masuk dalam file ifcfg-eth0 dengan perintah #nano /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 . Di dalam file tersebut, masukkan data seperti berikut:
DEVICE=eth0
HWADDR=08:00:27:0E:18:96
TYPE=Ethernet
UUID=79bc51cc-0335-4a3c-99ab-7f91479c251a
ONBOOT=yes
NM_CONTROLLED=yes
BOOTPROTO=static
BROADCAST=192.168.137.255
IPADDR=192.168.137.2
NETMASK=255.255.255.0
NETWORK=192.168.137.0
GATEWAY=192.168.137.1
DNS-NAMESERVERS=192.168.137.2
DNS-SEARCH=vschool.lan
USERCTL=no
PEERDNS=no
Note: Data yang dimasukkan, menyesuaikan jaringan IP yang digunakan.
8. Setelah itu, simpan data dengan menekan tombol shortcut "Ctrl+X", dan kemudian pilih yes dengan menekan tombol "Y".
9. Selanjutnya restart jaringan, dengan perintah #service network restart .
10. Hasil pengaturan interface eth0 dapat dilihat dengan perintah #ifconfig .
11. Sampai pada tahap ini, jaringan yang digunakan hanya dapat melakukan ping ke alamat IP Google, namun belum dapat digunakan untuk memanggil DNS Google.
12. Untuk mengatasi masalah di atas, maka harus dilakukan konfigurasi DNS Client terlebih dahulu, agar server dapat mengenali nama situs di internet atau nama host di jaringan LAN. Cara ini dilakukan dengan mengubah nama situs menjadi bentuk yang dikenali komputer, yakni IP address. Mekanisme atau cara tersebut disediakan oleh Name Resolver yang terdapat dalam standar library linux (Sumber: Modul IDN). Langkah yang perlu dilakukan untuk setting DNS Client tersebut, dimulai dengan mengisikan alamat IP lokal ke dalam file hosts di dalam folder /etc . Pertama, buka file tersebut dengan perintah #nano /etc/hosts . Setelah itu, tambahkan data host seperti contoh berikut:
192.168.137.2 vschool.vschool.lan vschool
Note: Data yang dimasukkan menyesuaikan jaringan IP yang digunakan.
13. Setelah itu data disimpan dan lanjut ke dalam pengaturan file resolver. File tersebut digunakan untuk mengatur tiga kata kunci, yakni "domain" untuk menentukan nama domain lokal, "search" untuk menentukan daftar nama-nama domain yang digunakan untuk mencari nama host, dan "nameserver" untuk menentukan IP address dari DNS Server yang digunakan oleh Name Resolver (Sumber: Modul IDN). Pengaturan file resolver tersebut, dapat dilakukan dengan menggunakan perintah yang sama #nano /etc/resolv.conf . Setelah itu, silahkan isikan data seperti contoh berikut:
nameserver 192.168.137.2
nameserver 192.168.137.1
search vschool.lan idn.id
domain vschool.lan
14. Simpan data, dan kemudian silahkan cek hasil konfigurasi dengan melakukan ping ke situs google.com.
15. Ping ke situs Google telah berhasil dilakukan, dengan demikian server telah dapat menggunakan layanan internet dari PC utama, untuk keperluan instalasi secara online maupun berbagi resource dengan PC lain.
Demikian rangkaian tahapan konfigurasi DNS Client pada Sistem Operasi RadHat Server di dalam workstation VirtualBox. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penyampaian teori atau implementasi. Selain sebagai arsip pribadi, semoga artikel tersebut dapat bermanfaat bagi teman-teman pembaca. Terima kasih.
Sumber:
https://ijaldmi.wordpress.com/2012/01/07/konfigurasi-ip-address-static-di-linux-redhat-9-0/
Buku Ubuntu Camp 2016 - Server Dasar oleh Andri Muhyidin (Modul IDN)






